HIBURAN: 5 MANFAAT DARI MENONTON NARUTO SHIPPUDEN

 

Uzumaki Naruto
Sumber: Facebook

Siapa sih yang nggak tahu anime Naruto Shippuden? Dari kalangan anak-anak hingga dewasa pun sudah tahu anime asal Negeri Sakura buatan Masashi Kishimoto. Anime yang bergenre action ini memiliki banyak penggemar dari seluruh dunia, seperti Indonesia, Amerika Serikat, bahkan hingga ke penjuru negara-negara di Eropa.

Uzumaki Naruto sebagai pemeran utama di serial Naruto Shippuden tentulah memiliki kelebihan di mata penggemar. Hal ini bukan atas dasar karena dia karakter utama dari serial ini. Dari segi fisiknya yang berambut pirang, bermata biru, berkulit coklat (eksotis), dan kemampuannya dalam menguasai chakra Kyuubi (Ekor Sembilan), menjadi nilai lebih untuk disebut sebagai lelaki “tampan”. Meskipun banyak tokoh pria yang lebih tampan dibandingkan Naruto seperti halnya Sasori dari Tsunagakure, Hyuuga Neji, maupun Hatake Kakashi (versi April Smith), tak dipungkiri bahwa Naruto sering dihubungkan dengan wanita cantik, yaitu Shion, Amaru, Sarah, Fujikaze, Sakura, hingga akhirnya menambatkan hati untuk hidup bersama selamanya dengan Hyuuga Hinata.

Hinata dan Naruto
Sumber: Facebook

Selain dari segi fisik, sifatnya yang pantang menyerah, tetap semangat, berpikir optimis, dan jalan ninjanya (tidak akan menarik kata-katanya) membuat Naruto terlihat kharismatik, gagah, dan mempesona. Hehehe. Walau demikian, Naruto juga memiliki sifat buruk seperti suka ceroboh, tidak sopan karena memanggil Guru Jiraiya dengan pertapa genit, jarang berberes, dan tidak peka sama perasaan Hinata. Padahal sikap Hinata selama ini sangat terang-terangan menyukai Naruto, tapi tetap saja Naruto tidak peka. Hmm Dasar.

Naruto dan Kyuubi
Sumber: Facebook

Anime Naruto Shippuden terdiri atas 500 episode yang diawali dengan kepulangan Naruto (16 tahun) bersama salah satu sannin legendaris, Jiraiya dari latihan selama tiga tahun lamanya. Walaupun sepak terjang di dunia ninja tidak mudah dilalui Naruto, seperti berhadapan dengan Akatsuki, kematian Jiraiya, perjuangan membawa Uchiha Sasuke kembali ke Desa Konoha, bertarung melawan Kurama, kematian Neji, menyelesaikan Mugen Tsukoyomi pada Perang Dunia Ninja keempat, cerita Naruto Shippuden berakhir dengan bahagia yakni pernikahan dengan putri klan Hyuuga, Hinata.

Berikut ini akan diulas manfaat dari menonton Naruto Shippuden versi April Smith. Ini hanya sekadar hiburan bila ada tambahan silahkan tulis di kolom komentar.

BELAJAR BAHASA DAN BUDAYA JEPANG

Naruto Family
Sumber: Facebook

Ini berlaku bagi kita yang menonton anime Naruto Shippuden asli dalam Bahasa Jepang. Tanpa kita sadari, menonton anime ini menjadikan kita menerima perbedaan bahasa dan budaya. Kata khas Naruto –Dattebayo, Konohamaru –Kore, maupun Kushina -Dattebane menjadi pengetahuan baru bagi kita mengenai kosa kata. Meskipun beberapa sumber menyatakan bahwa kedua kata tersebut tidak memiliki arti, melainkan digunakan untuk penekanan atau mengutarakan ciri khas karakter tertentu. Sumber lain menerangkan bahwa arti di atas berarti “tahu”.

Dalam anime ini, kita juga dapat belajar budaya Jepang. Seperti Festival Rinne yang dipertontonkan pada The Last Movie Naruto Shippuden, mengucapkan “ittikimas” pada saat memulai makan, menundukkan kepala jika meminta maaf kepada seseorang, mengucapkan “tadaima” pada saat pulang dan yang disambut dengan kata selamat datang. Jika di Indonesia dan beragama Islam pastilah yang diucapkan Assalamualaikum dan dijawab dengan Waalaikumsalam. Masih banyak lagi budaya di Negeri Matahari Terbit ini jika diulas satu per satu. Namun semua itu tergantung pada kita untuk meniru contoh yang baik dan sopan asalkan tidak bertentangan dengan budaya lokal.

MENJADIKAN KITA PRIBADI YANG PANTANG MENYERAH

Hokage Ketujuh
Sumber: Facebook

Kita tahu bahwa Hinata selalu memperhatikan Naruto, Sakura yang selalu mencintai Sasuke meskipun dia menjadi penjahat Internasional, dan usaha keras Naruto untuk bisa menjadi orang nomor 1 di Konoha. Anime ini memberikan manfaat lain untuk menjadikan kita mengambil sisi positif dalam pantang menyerah. Pantang menyerah dalam menggapai cita-cita, mempertahankan cinta sejati dalam hati. Selagi kita memiliki kemauan, pasti ada jalan. Seperti yang dikatakan Naruto bahwa tidak ada jalan pintas menjadi Hokage, maka tidak ada jalan mudah pula dalam menggapai angan dan impian kita. Selamat berjuang!

MEMBERIKAN PEMBELAJARAN BAHWA TIDAK ADA HAL YANG TIDAK MUNGKIN TERJADI SELAGI MAU BERUSAHA

Naruhina
Sumber: Facebook

Naruto yang hidup yatim piatu memiliki impian menjadi hokage sama seperti ayahnya, Namikaze Minato. Pada awalnya Naruto diceritakan lemah dalam menggunakan chakra, bahkan mencoba jurus bayangan (kagebunshin no jutsu) saja tidak bisa dilakukan dengan sempurna. Hingga akhirnya dia berhasil mencuri gulungan rahasia untuk mempelajari jurus seribu bayangan dan menyelamatkan Iruka Umino. Bahkan ketika berhasil memasuki final ujian chunin melawan Hyuuga Neji yang dikenal sebagai genin terkuat di desa, Naruto yang sempat down pun akhirnya berhasil mengalahkan persepsi masyarakat tersebut berkat jurus yang tidak ia sukai, yakni tajuu kagebunshin no jutsu. Keyakinan yang tertanam dalam diri Naruto perlahan akhirnya mengantarkan pada kesuksesannya menjadi hokage yang melampaui pendahulunya.

Sakura, teman se-tim 7 Naruto yang pada awalnya dianggap beban, tidak dapat melakukan apapun, akhirnya bisa menjadi ninja medis terhebat di Konoha setelah menjadi murid Tsunade. Hal ini dilakukan dengan usaha yang keras agar dapat “berjalan sejajar” dengan Naruto dan Sasuke.

Tim 7
Sumber: Facebook

Rock Lee pun mengalami kisah yang sama dengan mereka. Setelah pertarungan dengan Gaara, Lee mengalami cidera yang serius hingga divonis tidak akan menjadi ninja lagi. Namun, dengan niat dan usaha serta keyakinan untuk sembuh akhirnya Lee mampu mematahkan argumentasi tersebut. Meski tidak menguasai Ninjutsu, Senjutsu, dan Genjutsu, Rock Lee menjadi ninja yang ahli dalam taijutsu mengikuti jejak Might Guy. Inilah manfaat penting dari menonton anime Naruto Shippuden. Walaupun manfaatnya tidak berupa fisik, melainkan merasuk dalam pikiran dan jiwa untuk merubah kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Rock Lee Ninja yang Hebat bersama Tim
Sumber: Facebook

MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI

Naruto dkk
Sumber: Facebook

Seperti yang kita tahu bahwa dalam Anime Naruto Shippuden terdapat berbagai macam klan, seperti Uzumaki, Uchiha, Nara, Aburame, Hyuuga, Inuzuka, Sarutobi, Hatake, Senju, Yamanaka, hingga Akimichi. Setiap klan memiliki karakteristik masing-masing. Klan Uzumaki dengan ciri khasnya memiliki chakra besar, rambut merah, dan cocok menjadi jinchuriki Kyuubi. Sementara itu, Klan Uchiha dengan Sharingan, berkrah tinggi, dan menguasai elemen api. Klan Nara identik dengan jurus menaklukkan bayangan dan kecerdasan tinggi. Klan Aburame yang menguasai pengendalian serangga. Klan Hyuuga dengan byakugan dan merupakan salah satu klan bangsawan di Konoha yang terbagi menjadi keluarga utama dan keluarga cabang. Klan Inuzuka yang bekerja sama dengan para anjing, Klan Yamanaka yang memiliki kemampuan pengendalian pikiran atau shintensin no jutsu. Hingga Klan Akimichi dengan ciri khas badan besar yang mampu mengubah kalori menjadi chakra.

Sasuke dari Klan Uchiha
Sumber: Facebook

Semua klan hidup berdampingan, meskipun sempat terjadi ketegangan antara Klan Uchiha dan Klan Senju di masa lampau dan tragedi pembantaian Klan Uchiha. Uzumaki Naruto berteman dengan siapa saja, tanpa membedakan klan. Bahkan Uchiha Sasuke yang menjadi penjahat internasional, tidak menjadikan Naruto untuk lari dari pendiriannya. Dengan kata lain masih menganggap Sasuke sebagai teman baiknya dan ingin menyelamatkan dari balas dendam.

MENUMBUHKAN SIKAP NASIONALISME DAN PATRIOTISME

Pada Anime Naruto Shippuden terdapat lima desa besar, seperti Konohagakure, Tsunagakure, Mizugakure, Iwagakure, dan Kumogakure. Kelima desa ini memiliki pemimpin yang mendapat gelar kage, yaitu Hokage, Kazekage, Mizukage, Tsucikage, dan Raikage. Tidak hanya itu terdapat juga desa kecil, di antaranya Amegakure, Takigakure, hingga Otogakure. Semua desa memiliki penduduk yang menjunjung tinggi nasionalisme dan patriotisme. Terbukti ketika Konohagakure diserang oleh Pain, Tsunade sebagai Godaime Hokage berhasil menyelamatkan penduduk desa dengan jurus pemanggil Katsuyu, yaitu jurus medis tertinggi. Tentu saja jurus itu memiliki risiko besar, seperti penuaan. Peristiwa nasionalisme dan patriotisme lainnya adalah ketika tragedi pembantaian Klan Uchiha oleh Itachi yang hanya menyisakan adiknya. Alih-alih mendapatkan sebutan ninja kriminal, ternyata Itachi memiliki tujuan mulia semata-mata untuk menghindari perang saudara di Desa Konoha. Dalam arti lain, misi ini dilakukan untuk melindungi kedamaian Konoha walaupun harus merelakan hidupnya menjadi mata-mata Akatsuki dan dicap sebagai ninja pengkhianat. Pantas saja fans menyebut Uchiha Itachi sebagai pahlawan di balik layar.

Uchiha Itachi
Sumber: Facebook

Tragedi amukan Kyuubi pada saat Naruto baru saja dilahirkan juga mengintepretasikan adanya sikap kepahlawan yang dilakukan oleh Namikaze Minato dan Uzumaki Kushina. Mereka mengorbankan nyawa demi anaknya dan rela menyegel sebagian chakra Kyuubi ke dalam tubuh Naruto agar keseimbangan antar bijuu di dunia seimbang. Tujuan lain adalah agar Konohagakure tidak mengalami kerusakan semakin fatal.

Namikaze Minato, Yondaime Hokage
Sumber: Facebook

Kemudian pada saat Kazekage Gaara diculik oleh Akatsuki, semua penduduk mengkhawatirkannya dan menyambut kepulangannya dengan suka cita. Dan masih banyak lagi bentuk nasionalisme yang diaplikasikan oleh tokoh-tokoh di Naruto. 

3 Bersaudara Asal Desa Pasir
Sumber: Facebook

Dengan begitu, sebagai generasi muda kita sepatutnya bersikap nasionalisme untuk kemajuan negara. Jangan mudah terpancing berita hoax yang memecah belah persatuan. Mari tingkatkan diri dalam pengembangan di bidang tertentu. Percayalah sedikit usaha yang kita lakukan, pasti akan membuahkan hasil. Terpenting bagi kita untuk maksimal dalam mengerjakannya.  




Comments

Popular Posts